Wednesday, December 31, 2008

Hepy Noi Yier


That's mean happy New year 2009 !!!!

Wish all the best for us..

Tuesday, December 30, 2008

Mantan Kekasih

Aku terpaksa menangis

aku terpaksa merintih

cahayaku semakin redup

memilukan…


Reff:[*]

kau masih bisa ku lihat..

suaramu masih ku dengar..

namun kenyataan ini, mengharukan…

seseorang disana telah memilikimu

aku kan berdosa bila merindukanmu


Reff:[**]

oh mantan kekasihku…

jangan kau lupakan aku…

bila suatu saat nanti kau merindukanku…,

datang…(cepat) datang padaku


Reff:[*]

Reff:[**]


hoou…

hey..hey..hey…


Reff:[**]2x



Koleksi Lyla yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Lyla - Mantan Kekasih
Busby Seo Test


Download Song

Habis naik..turun

Woi woi woi.
Capek woi. Naik gunung, turun gunung, muter gunung, masuk semak belukar, dan menemukan surga..


Surga strawberry ;-)

Did you know? I 've just visited strawberry garden in (zaman)Purba Lingga. Its so cool, wonderful, and so amazing.
I returned minding my exp when I was a child. In bandung, fresh city. Eventhough there is so many rubbish, like my words. I can't forget it. i want to remember it always. I wanna go there again, I miss Bandung with sate building, pajajaran, nurtanio, astana eyang, gasibu, and BIP so muach.

I miss U Bandung !!!

Tuesday, December 23, 2008

situs ini:"?"

Busby SEO Test
Busby SEO Test


Busby SEO Test
Busby SEO Test


Busby SEO Test
Busby SEO Test



i don't know what it mean..but i love indonesia and i luph epsi..

so muach!

why so many people do as they need?

many people doesn't know what they'll have if do more..

many people doesn't know what they'll feel if do more..

many people doesn't know what they'll done if do more..


So,
try do more effectively !!!

right here

Now, i've been here.

I'm boring, so many job a must done. By the God, i've girlfriend accompanied me,,

She's the best I have.


Cause, she the first and the end I hope..

Saturday, December 6, 2008

kali ini

ga banyak yang gue tulis,
cuma sedikit yang gue ungkapin,
mungkin karna gue ga banyak omong,
ato juga mungkin..



gue lebih suka talk less do more !!!

Wednesday, November 5, 2008

kangeen


entah kenapa gue sekarang kangen ama semua hal yang dulu..

gue kangen ngeblog lagi
gue kangen cewek gue
gue kangen sibuk lagi
gue kangen jalan-jalan lagi
gue kangen tu.

Friday, September 19, 2008

Thursday, July 24, 2008

Europe - Final Countdown

Europe - The final countdown
Were leaving together,But still its farewellAnd maybe well come back,To earth, who can tell?I guess there is no one to blameWere leaving groundWill things ever be the same again?
Its the final countdown...
Were heading for venus and still we stand tallCause maybe theyve seen us and welcome us allWith so many light years to go and things to be foundIm sure that well all miss her so.

Saturday, July 19, 2008

Lirik lagu Kerispatih - Bila Rasa Ini Rasamu

Aku Memang Terlanjur Mencintaimu
Dan Tak Pernah Ku Sesali Itu
Seluruh Jiwa Telah Ku Serahkan
Menggenggam Janji Setiaku

Kumohon Jangan Jadikan Semua Ini
Alasan Kau Menyakitiku
Meskipun Cintamu Tak Hanya Untukku
Tapi Cobalah Sejenak Mengerti

Reff:

Bila Rasaku Ini Rasamu
Sanggupkah Engkau Menahan Sakitnya
Terkhianati Cinta Yang Kau Jaga

Coba Bayangkan Kembali
Betapa Hancurnya Hati Ini Kasih
Semua Telah Terjadi

kisah nge-camp di hari KamJumSab

aduuh, dah lama banget ga ngepost nee..gue kangen banget ma ce gue, begitu juga denganmu wahai blog-qu!!!

oh..gue baru ja slese camping nee (bukan, sama sekali bukan camping yang ice cream--campina). Abis da kemah buat anak2 baru skul gue, en gue jadi panitianya--KEREN KAN???

Tapi gue ga bisa cerita banyak, gue masih capek bnget nee. Tapi besok-besok gambarnya gue posting deh. sekaligus penampakan hantu tanpa busana yang tidak terlalu jelas, coz cuma putih2 doank. Walopun gue sebenernya ga percaya ma foto tu, tapi temen2 gue tu pada percaya banget. Da yang treak-treak (wueek wueek gitu) da yang sampe nangis juga lo (fotografernya nangis hiks hiks gitu deh,ketakutan ndiri)...dan gue sendiri_>>diem, ga percaya itu tuh gambar penampakan!


mojok di kiri bawah

Alesan gue yang ahli forensik ini (apa hubungannya yaa?), gambar penampakan yang tershooting tu, sama sekali ga keliatan seperti penampakan. Cuma gara2 bayangan yang terbentuk dari pembiasan lensa kamera yang terkena cahaya (keren banget hipotesisnya yaa).
Namun..penelitian lebih lanjut memang perlu dilakukan...karena semuanya masih diragukan......@@@

eNBe : slamet yaa wat bu Istiqro yang dah merid gy!!!

Monday, July 14, 2008

capek ituu..

Pengertian menurut kamus besar bahasa indonesia:...KESEL.
Pengertian menurut wikipedia.org :...males ngapa ngapaen lagi.
Pengertian menurut gue.....adalah campuran dari kedua meaning di atas!!!

Gilaa!
Gue capek banget hari nee, kesel, rasanya ga pengen ngapa-ngapaen lagi. Gue udahan aja gitu.
Kelelahan yang tercampur dari kelelahan jiwa dan raga yang tak tertahankan lagi. (by the way kenapa???)

Oh, gue belon bilang kalo hari ni tu gue abiz ngurusin tuh kurcaci-kurcaci baru di skul gue.
Kesannya....CAPEK

Thursday, July 10, 2008

Akhir Harry Potter 7 dari J. K. Rowling


Dalam sebuah wawancara[8] dan online chat,[9][10][11] Rowling memberikan informasi tambahan mengenai masa depan dari para tokoh utama yang tidak jadi dituliskannya di bagian epilog. Ia menyatakan:
Harry menjadi seorang Auror di Kementerian Sihir dan kemudian diangkat sebagai Kepala Departemennya. Ia tetap menyimpan motor Sirius yang sudah diperbaiki oleh Arthur Weasley, tapi ia sudah tidak lagi bisa berbicara Parseltongue setelah hancurnya bagian jiwa Voldemort yang ada di dalam dirinya.
Ginny Weasley bermain untuk tim Quidditch Inggris dan Irlandia, Holyhead Harpies selama beberapa waktu, dan kemudian menjadi jurnalis kepala untuk Quidditch di Daily Prophet.
Ron bekerja selama beberapa saat bersama George di tokonya, Weasleys' Wizard Wheezes, dan belakangan menyusul Harry menjadi Auror.
Hermione menemui orang tuanya di Australia dan menarik Mantera Perubahan Memori yang dikenakannya kepada mereka. Ia pada mulanya bekerja di Kementrian Sihir pada Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib, secara besar-besaran memperbaiki kehidupan para peri-rumah dan makhluk sejenisnya. Ia belakangan pindah ke Departemen Pelaksanaan Hukum Sihir dan membantu menghapuskan hukum yang sangat pro-darah murni.
Rowling menjelaskan bahwa Albus Dumbledore adalah seorang yang berorientasi gay dan mengalami cinta tak berbalas dengan Gellert Grindelwald.[12]

Rowling juga menceritakan tentang masa depan para tokoh lainnya:
George Weasley menjalankan toko leluconnya yang sangat berhasil, yang dibantu Ron pada awalnya. George menamai anak pertamanya Fred, mengikuti kembarannya yang telah tewas.
Luna Lovegood berpetualang ke berbagai tempat di dunia untuk mencari makhluk-makhluk yang aneh dan unik. Ia akhirnya menikah dengan Rolf, cucu dari seorang naturalis terkenal, Newt Scamander, penulis buku Hewan-hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan.[11] Majalah sihir milik ayahnya, The Quibbler, telah kembali ke kondisi biasanya yang "memuat berita-berita aneh" dan dihargai untuk humornya yang tak disengaja.
Firenze diterima kembali ke kawanannya, yang akhirnya mengakui bahwa kecenderungannya yang pro-manusia bukanlah sesuatu yang memalukan tetapi terhormat.
Dolores Umbridge ditahan, diinterogasi, dan dipenjarakan atas kejahatan terhadap para penyihir kelahiran Muggle.
Cho Chang menikahi seorang Muggle.[13]
Neville Longbottom akhirnya menikah dengan Hannah Abbott.[14]

Terjadi perubahan besar di dunia sihir secara luas:
Kingsley Shacklebolt menjadi Menteri Sihir, dengan Percy Weasley yang bekerja di bawahnya sebagai pejabat tinggi. Salah satu reformasi yang dibuat oleh Shacklebolt, Azkaban tidak lagi mempergunakan Dementor sebagai penjaganya. Hasilnya, dunia menjadi "tempat yang lebih cerah".
Harry, Ron, dan Hermione juga telah mewarnai perubahan Kementerian menurut kemampuan mereka masing-masing.
Di Hogwarts, Asrama Slytherin menjadi lebih cerah dan tidak lagi menjadi kubu darah-murni sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya. Namun demikian, reputasi gelapnya tetap ada.
Kutukan Voldemort atas posisi Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam juga turut lenyap menyusul kematiannya, sehingga sekarang sudah ada guru Pertahanan yang permanen.
Lukisan Snape, yang sebentar saja menjabat Kepala Sekolah Hogwarts setelah kematian Dumbledore, tidak muncul di dinding kantor kepala sekolah karena ia meninggalkan posnya. Harry berusaha untuk melobi agar lukisan Snape ditambahkan di sana, dan mengungkapkan kepada semua orang akan kesetiaan Snape yang sesungguhnya.

Harry Potter and The Deathly Hallows


Meninggalkan rumah Dursley

Harry Potter memasuki umur 17 tahun di mana ia mencapai umur kedewasaan secara dunia sihir. Sebelum berumur 17 tahun, Harry masih terlindung dari Voldemort selama ia tinggal di rumah keluarga Dursley yang memiliki pertalian darah dengannya. Dengan memasuki umur kedewasaannya, mantera itu akan terangkat dengan sendirinya dan mengharuskan Harry untuk melindungi dirinya sendiri.

Atas informasi dari Severus Snape, Lord Voldemort dan para pengikutnya mengetahui informasi mengenai akan terangkatnya mantera perlindungan ini dan berencana untuk menyergap Harry ketika ia akan meninggalkan rumah keluarga Dursley. Voldemort juga sedang mencari tongkat sihir baru yang dapat mengatasi tongkat sihir Harry. Sesaat sebelum mantera perlindungan Harry berakhir, keluarga Dursley diamankan ke tempat yang dirahasiakan, dan beberapa anggota Orde Phoenix tiba untuk mengawal Harry ke tempat yang aman. Enam orang menyamar sebagai Harry, tapi Harry yang asli ketahuan dalam perjalanan dan diserang oleh Voldemort dan para Pelahap Mautnya. Harry berhasil melarikan diri ke rumah keluarga Weasley, the Burrow, tapi Hedwig dan Mad-Eye Moody terbunuh dalam pertempuran.

Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir Rufus Scrimgeour tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan/menyalakan cahaya); buku mengenai kisah anak-anak sihir untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan Snitch pertama yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Namun demikian, pedang Gryffindor ditahan oleh Menteri Sihir, karena kementerian berpendapat bahwa pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Belakangan, dari Snitch itu muncul sebuah petunjuk yang ditulis oleh Dumbledore: "Aku membuka pada penutup" (bahasa Inggris: "I open at the close"). Walaupun ketiganya belum dapat mengetahui mengapa Dumbledore meninggalkan masing-masing mereka benda-benda tersebut, mereka mempercayai bahwa benda-benda itu dimaksudkan entah bagaimana untuk membantu mereka menemukan horcrux-horcrux Voldemort.

Pencarian Horcrux

Dalam resepsi pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, Patronus dari Kingsley Shacklebolt muncul dengan peringatan bahwa Kementerian Sihir telah jatuh dan para Pelahap Maut sedang mendatangi mereka. Harry, Ron, dan Hermione melarikan diri dengan berdisapparate, dan akhirnya berlindung di markas besar Orde Phoenix yang telah ditinggalkan di Grimmauld Place nomor dua belas, rumah yang diwarisi Harry dari Sirius Black. Di rumah ini, Harry mendapati bahwa ternyata adik Sirius, Regulus yang tewas oleh Voldemort, memiliki nama Regulus Arcturus Black yang berinisial sama dengan "R.A.B." yakni orang yang mengambil Horcrux liontin Salazar Slytherin dari gua pinggir laut yang tersembunyi.[HP6] Hermione teringat pernah melihat sebuah liontin di antara barang-barang milik Kreacher, peri rumah di tempat itu. Kreacher merujuk Mundungus Fletcher yang mengakui telah mencuri liontin itu dari si peri rumah dan menggunakannya untuk menyogok Dolores Umbridge. Yakin bahwa liontin itu salah satu Horcrux yang sedang mereka cari, ketiganya memasuki Kementerian Sihir menggunakan samaran Ramuan Polijus. Mereka berhasil mengambil liontin itu dari leher Umbridge tanpa disadarinya, tapi tempat persembunyian mereka di Grimmauld Place berhasil diketahui musuh.

Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang "warisan Dumbledore" yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Voldemort dan Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.

Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah menjadi dimanterai Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap.

Relikui Kematian

Simbol Relikui Kematian (the Deathly Halows)

Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat digunakan oleh Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Resurrection Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.

Beberapa pemburu harta karun menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Petter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya.[HP3] Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.

Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw.

Pertempuran Hogwarts

Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry.[HP2] Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat Mahkota itu di Kamar Kebutuhan. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Malfoy, Crabbe, dan Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri tapi juga menghancurkan mahkota itu.

Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.[HP6] Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.

Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari orang tuanya, Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil "mengalahkan maut" dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk "meninggalkan dunia" atau kembali hidup di dunia.

Harry hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakaikan dirinya sendiri Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux terakhir. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dari hutan, dan para peri rumah Hogwarts ikut masuk dalam pertempuran melawan para Pelahap Maut, yang mulai berbalik kalah unggul dalam jumlah. Di dalam puri, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.

Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang telah patah.

Epilog

Sembilan belas tahun kemudian, Harry telah menikah dengan Ginny Weasley, dan mereka memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus, dan Lily. Ron dan Hermione juga menikah dan memiliki dua anak, Rose dan Hugo. Keluarga-keluarga itu bertemu di Stasiun King's Cross, di mana Albus akan memasuki tahun pertamanya bersekolah di Hogwarts. James, anak pertama mereka, sudah bersekolah di Hogwarts, sementara Lily baru akan masuk ke Hogwarts dua tahun kemudian.

Anak baptis Harry yang berumur sembilan belas tahun, Teddy Lupin, ditemukan berciuman dengan Victoire Weasley (putri Bill dan Fleur) di salah satu kompartemen kereta. Teddy tampaknya sangat dekat dengan keluarga Potter, dengan perkataan Harry, "Ia sudah datang untuk makan malam bersama empat kali seminggu."

Harry juga melihat Draco Malfoy dan istrinya bersama putra mereka, Scorpius. Malfoy menganggukkan kepala singkat ke Harry, kemudian pergi.

Harry menenangkan Albus, yang khawatir akan masuk ke Slytherin. Ia memberitahu bahwa Severus Snape, dari mana nama Severus diambil, adalah seorang Slytherin dan ia adalah orang yang paling berani yang pernah ditemuinya. Harry juga membocorkan bahwa Topi Seleksi akan mengikuti pilihan seseorang.

Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi dan berteman baik dengan Harry.

Buku ini diakhiri dengan pengungkapan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi selama sembilan belas tahun sejak Pangeran Kegelapan dikalahkan, dan semuanya berjalan dengan baik.
The End broo..

Betapa--So7

Betapa--So7

Seminggu setelah kau pergi
teman silih berganti
menghiburku
berkata semua teratasi
dan terus sembunyi
di balik senyum palsu
ku dengar dirimu
tak sendiri lagi
betapa hancurnya
hati dan jiwaku
*)
setahun setelah kau pergi
ku masih sembunyi
di balik senyum palsu
ku dengar dirimu
tak sendiri lagi
haaaaa……
betapa hancurnya
haaaaa …..
hati dan jiwaku
na na naaa aahh
setahun setelah kau pergi
ku masih sembunyi
di balik senyum palsu
ku dengar dirimu
tak sendiri lagi
haaaaa……
betapa hancurnya
haaaaa …..
hati dan jiwaku
betapa hancurnya
tolong bantu aku
melewati semua

Wednesday, July 9, 2008

cpa yaa usap2...

Sebenernya gue dah pengen posting nee dari kemaren. Tapi apa dikata, gue sebenernya ngeri sendiri kalo ngingetnya..
Ceritanya tuh, sewaktu gue pulang dari Magelang kemaren (liat posting sebelonnya) gue dijemput oleh bapak-bapak tentara nan gagah. Kejadiannya tuh malem, waktu itu gue gy ngobrol2 ja ma temen gue yang da di sebelah gue (waktu tu kita 3 orang, dua orang da ditengah, seorang dibelakang sama tas dan duwa bapak tentara da didepan yang nyupir). Nah, temen gue yang di balakang tu dah tidur, nyenyak banget deh pokonya (kayak kebo getto dech), saat gue gy ngobrol ma temen yang da di sebelah gue, TIBA-TIBA da seutas tangan yang ngelus pundak gue dari belakang!!! Padahal temen gue yang gy dibelakang pan tidur..BUJUH BUSET_PAAN NEE. Respect gue langsung nanya ma temen sebelah gue, "lo ngelus pundak gue?", "engga,emang napa?", kata dia. "kok tadi berasa da yang ngelus gue dari belakang..".
Conflict mulae terjadi, gue ma temen gue yang da di sebelah gue bingung kaya orang ilang gitu. Qita mo meminta bantuan ma tentara yang da di depan takut ditembak mati dit4. Aduuh, suasana mulae mencekam. Lagian, ga mungkin donc orang tidur di belakang gue tu pake colek2 (gue tau dia bukan hombreng). Oh, Tuhan....apakah gerangan dosa hamba sampe bisa gini..
Duuh Gusti, paringana laptop sony.... tulung ampuni dosa kula!!! (basa po lage tuh)..
Akhirnya qita cuman bisa diem kayak orang kesurupan...

Monday, July 7, 2008

Magelang oh Magelang

Tragedi ini berkisah beberapa hari yang lalu..saat dingin mencekam, mengigit tulang sampai ke akarnya...(syeeeh, emang poon da akarnya???)
Ceritanya tu cuma kemaren, when i was going ot Magelang City, on Soldier Barrack (Ya iya dong baraknya tentara, masa punya tukang jahit) Tidur ga nyenyak, dingin, digigit nyamuk pula..tiba-tiba TEROMPET BERBUNYI. Sialan, gue kira dah perang mendadak ato bencana alam gitu. Malah..

BANGUN..BANGUN..BANGUN WOOI!

Ternyata tu waktunya bangun pagi. Waktu itu gue lagi Penataran Pendidikan Kesadaran Bela Negara..Keren yaa. tapi sayangnya gue ga terlalu bersemangat. Males ja..coz tiap kali ada job keluar dari skul,.UUG (Ujung ujungnya Gue)
Tapi, kenangan akan kota yang sejuk, dingin takkan mudah dilupakan.
See you Magelang...See you later!

Sunday, June 22, 2008

me..


Yaah!
Hari nee gue seneng banget. Ampir ga bisa gue nyataen sama kata2. Pokoknya gue mo nunjukin nee..


Eh..., salah. Tu foto wat rancangan web photografi gue!!!

Sebenernya yang mo gue tunjukin tu nee..


Gimana..???




Tapi kayaknya dia ngambek gara2 gue jadi

paparazzinya dia...
Marah..engga..marah..engga...mangga....???

Sunn--@



Adek gue abis hajatan, maksudnya papa gue...
Tapi malang tak dapat ditolak, murung tak dapat dibendung, sial tak dapat di jagal. Gue akhirnya-pun tidak mendapat sepeserpun dari adek gue, begitu juga sama bokap. Kabar BURUNG yang terakhir gue dapet, duitnya dah abiz, entah dikemanaen tapi katanya-yang penting dah abis TTKHBS
Hidup gue amat sangat penuh dengan kesialan, beruntung tu cuma untung-untungan, ga pernah tercapai pada kenyataannya. Kemaren hape gue jual, duit abis, nilae skul jeblok, ga boleh pegang motor (ga boleh bawa), sekarang bonyok dapet duit banyak bisa-bisanya gue kaga dapet duit. Fyuuuuh...!
Padahal, sebelumnya gue dah niatin beli hape baru, ditambah lagi beli laptop yang gue idam-idamkan. SIAAAAAAAAAAAAAAAL!!!
Kapan ya gue dibeliin hape lagi, kapan ya laptopnya papa beli, kapan ya gue bisa punya duit ndiri..
Yaa mudah-mudahan bulan depan...
(Duh Gusti, paringana hape lan laptop sony$#%^*$

Monday, June 16, 2008


Huuuuaaaah!
Nulis lagee....dmulai dari sisi..eh, sini :
Akhire...pengumuman dah slese juga.
tapi sayang, dari skul gue tinggal skul atu, cewek pula. Kasian banget.
Gua kemaren ga tega ngliatnya. Agak ikut nangis juga gitu deh, dramatis banget. 3 taon ditentukan dalam 12 jam--sama sekali bukan 3 haree!
Yaaah, doaen za yaa. Taon depan gue lulus, key!

Oh, ya.
Hari ne bokap (n nyokap) gue gy hajatan looh.
Lo yang baca ne, kondangan besok juga boleh. Yang penting kondangan bawa amplop brisi duit minimal 50ribu. Soal foto2 sbg bukti hajatannya, besok2 gue posting deh..

Friday, June 13, 2008

daaaagh



dAG DIG Dug ...
Tu kayaknya yang kakek kelas gue--eh, kakak kelas gue yang kelas XII gy rasaen. Nungguin pengumuman ujian nasional. Keren banget ya!

Tapi kayaknya gue lebih menderita lagi deh. Ga enak banget rasanya=lagi meriang. Entah karena sedang ditinggal sang kekasih (MeRindukaN KasIh SaYanng) ato gy banyak masalah juga.
Emang se, beberapa hari nee gue gy gak mood banget. Tappi gue juga bingung, entah bingung kenapa. Masalahnya tu, gue lupa apa yang gy gue bingungin. 'n gue juga ga inget pa yang gue lupa.

So, buat kalian yang tau problem resolving atas nee. Cepet hubungin gua di http://www.friendster.com/fhyts

Wednesday, June 11, 2008


Hari nee gua lom mood nulis.
MaLEs banget..pengen tidur!

eh. namun da kejadian heboh looh. Tadi kan gue abiz ulangan susulan MTK, ternyata soalny susah, ternyata gua lom slese belajar, dan ternyata gua ga bisa ngerjaen. gua juga ga bisa nyontex coz ngerjaennya di ruang Guru. Aduuh.. mampus gue.
Namun kesulitan ga selama-Nya hinggap. Coz tiba2 nongol temen gue, sebut ja tobil. Dia bawaen hasil ulangannya kemaren. Alhasil, (mudah2an) nilae gue ga jadi ancurr..
Thankz God!

Saturday, June 7, 2008

Gue hari nee

Pilihan Posting

Gue lagi sial po ya. Dah lama kena kutukan Voldemort...Upz, You Know Who.
HP gue rusak, trus gue jual. Sekarang motor gue satu2nya dah kena DENY ACCESS ma bokap. Duit ga punya, ditambah lagi barusan ce gue, ato yang biasanya gue sebut "pacarnya monyet" ngambek segala. Pokok-e sial abiz2an.
Coba gue kayak Harry Potter, banyak pens-ya. Punya witchstick....Expecto Patronum--entah mantra po tu. Yang jelas, Harry tu anak Gryffindor, sekaligus anak kesayangan Albus Percival Wulfric Bryan Dumbledore( KepSek Hogwarts).
Yaah emang nasib gue hari ne..